Rupiah Turun, Perlukah Kau Turun?

Category : Uncategorized

Save Rupiah, maret lalu Kurs Rupiah semakin melemah hingga mencapai angka Rp. 13.000 / dollar As. Rakyat kecil semakin menjerit, hal ini berdampak pada harga pokok yang melambung tinggi di pasaran. Menurut JK “Rupiah tidak melemah tapi dolar yang menguat“.  Pernyataan yang sangat politik, lalu ketika Kurs rupiah mencapai 15.000 / dollar As, akankah Pemerintah diam saja ?

Ekonom Standar Chartered, Eric menyampaikan bahwa faktor-faktor penyebab nilai tukar rupiah melemah terhadap US dolar, diantaranya :

  1. Keadaan Ekonomi sang pemilik dolar sedang membaik.
  2. Keadaan ekonomi US membaik memicu kekhawatiran FED akan menaikan suku bunga lebih cepat.
  3. “Kebiasaan” perusahaan melakukan aksi beli dolar pada akhir tahun.
  4. Banyak investor asing yang menarik obligasinya dari Indonesia.
  5. Defisitnya neraca perdagangan.

 

Keadaan Ekonomi AS yang membaik menyebabkan beberapa hal yang sangat merugikan beberapa pihak. Kerugian yang didapat adalah, munculnya spekulasi baru terkait suku bunga bank dunia untuk AS. Buruknya perekonomian Amerika Serikat beberapa tahun kebelakang, menyebabkan para investor lebih memilih Negara berkembang untuk menjadi lahan mereka berinvestasi, karena di Negara berkembang potensi untuk mengalami kemunduran perekonomian sangat kecil. Dengan membaiknya perekonomian AS serta munculnya spekulasi tentang kenaikan suka bunga bank dunia menyebabkan penarikan besar-besaran investasi dari Negara-negara berkembang untuk ditanamkan kembali investasinya di AS, bisa juga dikatakan dolarnya sedang pulang kampung. Sehingga peredaran dolar di Negara berkembang termasuk Indonesia menjadi sedikit.

Penyebab lain melemahnya nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir adalah permintaan dolar yang meningkat. Kebutuhan dolar perusahaan meningkat menjelang pembagian dividen tahunan serta pembayaran utang yang jatuh tempo. Periode bulan April memang periode pembagian dividen, maka demand untuk US dolar cukup tinggi. Sedangkan persediaan dolar di Indonesia berkurang dikarenakan sebab di atas.

Defisit neraca perdagangan (impor lebih besar dibanding ekspor) menyebabkan permintaan dolar kembali meningkat. Defisitnya APBN juga menjadi salah satu faktor penyebab lemahnya rupiah dihadapan dolar. Tapi untuk sekarang hal itu tidak menjadi kekhawatiran, karena defisitnya APBN 2014 paling besar disumbang oleh defisit anggaran subsidi BBM. Sedangkan pada saat ini subsidi BBM telah dicabut, dan tidak akan menggangu APBN. APBN aman.

Pada 2014, defisit transaksi berjalan mencapai US$26,23 miliar, atau 2,95 persen dari produk domestik bruto (PDB), defisit neraca perdagangan sekitar US$1,89 miliar, dan defisit APBN sebesar Rp222,5 triliun, atau 1,9 persen dari PDB.

Pergerakan rupiah saat ini lebih banyak dipengaruhi ekspektasi pasar terkait dengan kondisi eksternal dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia, khususnya perlambatan ekonomi Tiongkok, yang menjadi pasar utama ekspor nasional.

Kelesuan perekonomian Tiongkok akan menimbulkan ekspektasi permintaan Tiongkok terhadap barang ekspor dari Indonesia juga menurun. Akibatnya, defisit neraca perdagangan bisa meningkat. Selanjutnya, pasokan dolar yang bersumber dari ekspor akan berkurang dan permintaan dolar untuk impor akan semakin tinggi. Permintaan tinggi maka harga akan ikut tinggi.

Pemerintah menyatakan bahwa nilai tukar rupiah melemah terhadap US dolar bukan disebabkan oleh tren rupiah melemah, tetapi tren dolar menguat. Karena tidak hanya rupiah saja yang mengalami pelemahan terhadap dolar, tapi mayoritas Negara di dunia juga ikut terpengaruh oleh hal tersebut. Keadaan dalam negeripun masih dapat dibilang tergolong aman, dengan nilai tukar rupiah melemah terhadap US dolar ini.

Pemerintah mengatakan jangan samakan kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar hari ini dengan tahun 1998. Jelas berbeda, dulu 1998 rupiah anjlok terhadap dolar adalah disebabkan oleh keadaan internal yang sedang kacau perekonomiannya karena pergantian presiden. Sedangkan hari ini, rupiah tembus pada Rp. 13.000 lebih per dolar disebabkan oleh kondisi eksternal, yaitu membaiknya ekonomi Amerika Serikat.

Apapun itu namanya, sebetulnya apabila fundamental ekonomi Indonesia telah baik maka selayanya rupiahpun tidak akan turun dimata dolar. Tapi kenyataannya rupiah malah turun dimata dolar, maka jangan cepat-cepat menyimpulkan keadaan dalam negeri aman-aman saja, bisa jadi ada saja permasalahan yang tidak terlihat atau sengaja ditutup-tutupi.

 

 

Melihat faktor-faktor yang menyebabkan pelemahan rupiah seperti diatas, maka untuk peningkatan kembali nilai mata uang rupiah terhadap dolar bisa melakukan pencegahan atau penanggulangan dari faktor tersebut.

Faktor pertama yaitu meningkatnya perekonomian AS juga faktor kedua yaitu spekulasi fed yang akan menaikan suku bunga secepatnya, sangat sulit dibendung oleh pemerintah Indonesia karena itu pure faktor eksternal.

Pengurangan permintaan mata uang dolar di Indonesia bisa menjadi alternatif yang dapat pemerintah lakukan. Karena pemerintah mempunyai regulasi yang jelas terkait mata uang yang dapat dipergunakan di Indonesia. Menurut undang-undang no. 7 tahun 2011 tentang uang, menyebutkan penggunaan rupiah adalah sebagai trasaksi keuangan yang dilakukan di NKRI. Pada ayat dua dicantumkan pengecualian diantaranya :

  1. Transaksi APBN
  2. Hibah Luar Negeri
  3. Perdagangan Internasional
  4. Simpanan di Bank dengan menggunakan Valuta Asing
  5. Pembiayaan Internasional.

Undang-undang tersebut telah jelas tentang aturan penggunaan mata uang di NKRI adalah rupiah. Akan tetapi pada kenyataannya banyak sekali pelaku usaha yang memilih dolar sebagai alat transaksi (pembayaran), terutama di daerah Jakarta dan Bali. Seharusnya hal tersebut bisa dipidanakan karena telah melanggar undang-undang, sayangnya hal tersebut tidak dilaksanakan oleh pemerintah, sehingga permintaan dolar selain untuk impor dll, juga ternyata oleh permintaan dalam negeri.

Melemahnya rupiah terhadap dolar sebetulnya bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang melaksanakan ekspor. Tugas pemerintahlah berperan disini, dengan memberikan bantuan kepada pengusaha orientasi ekspor, sehingga mereka dapat meningkatkan produksi dan penjualan ke luar Indonesia. Itu juga dapat membantu mengstabilkan nilai rupiah, karena pasokan dolar ke dalam negeri akan meningkat.

Pada tanggal 11 Maret 2015 Presiden Jokowi mengadakan rapat terbatas  yang dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Darmansyah Hadad. Dalam rapat itu, pemerintah tetap optimis 5,7% pertumbuhan ekonomi akan tercapai.

Selain itu pada 13 Maret 2015 Presiden mengeluarkan 8 kebijakan yang dinilai akan mampu meredam pelemahan rupiah dalam waktu singkat. 8 langkah untuk menstabilkan rupiah diantaranya :

  1. Mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Pengenaan bea masuk antidumping, dan bea masuk pengamanan sementara (safeguard) untuk produk-produk impor yang terindikasi dumpling.
  2. Insentif pajak bagi perusahaan Indonesia yang produknya minimal 30% untuk pasar ekspor.
  3. Penyelesaian Peraturan Pemerintah (PP) untuk galangan kapal nasional. Nantinya industri galangan kapal nasional tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
  4. Meningkatkan komponen bahan bakar nabati (BBN) agar impor minyak dan bahan bakar minyak (BBM) bisa dikurangi.
  5. Insentif pajak bagi perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia yang tidak mengirimkan dividen tahunan sebesar 100% ke perusahaan induk di negara asal.
  6. Kementerian Keuangan, Kementrian Perhubungan, dan Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia ( INSA ) akan menentukan formulasi pembayaran pajak pemilik atau perusahaan pelayaran asing.
  7. Mendorong BUMN untuk membentuk reasuransi.
  8. Kemenkeu dan Bank Indonesia (BI) akan mendorong dan memaksa proses transaksi di Indonesia memakai mata uang rupiah.

 

Banyak kebijakan yang dikeluarkan Jokowi untuk mengstabilkan kembali nilai tukar rupiah terhadap dolar. Akan tetapi dari sekian banyak kebijakan tersebut, masih banyak yang dapat berjalan optimal dalam jangka waktu yang panjang.

Mari kita lihat fluktuasi kurs rupiah yang terjadi September ini, kebijakan ekonomi yang digadang-gadang pemerintah Indonesia tak kunjung memperbaiki keadaan. Keadaan yang terjadi adalah rupiah kembali terpuruk dimata dolar.

 

IMG-20150910-WA0016

ChartImg

 

Setelah kurs mari kita lihat pertumbuhan ekonomi bangsa kita,

IMG-20150910-WA0005

 

Dari data diatas bisa kita lihat garis atas yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi kita yang cenderung menurun. Padahal 13 Maret 2015 pemerintah telah mengeluarkan 8 kebijaka ekonomi, apakah membuat keadaan ekonomi membaik? Kenyataannya ya seperti data diatas.

Sudah menjadi keharusan pemerintah sigap dalam menanggapi kasus-kasus yang terjadi di negeri ini. Sudahlah kita belajar dari kejadian kisruh elit politik dengan partainya juga dengan dua lembaga penegak hukum yang saling “memakan” satu sama lain yang terkesan dibiarkan berlarut-larut oleh pihak pemerintah. Apa akibatnya? Kepercayaan para investor terhadap keadaan dalam negeri kita menurun, banyaknya investor yang mulai hawatir dengan investasinya yang ditanam di Indonesia ditengah kisruh Indonesia yang berlarut-larut sehingga cenderung untuk menarik kembali investasinya dari Indonesia. Inilah salah satu faktor internal yang menyebabkan kurs rupiah makin terpuruk.

Apa benar kecekatan pemerintah Indonesia dalam menyikapi persoalan yang terjadi berdampak positif pada kurs rupiah? Mari kita sama-sama lihat kembali grafik fluktuasi kurs diatas. Maka kita dapat melihat ada sebanyak 3 kali Rupiah menguat terhadap U$ Dollar.

  1. Pertengahan Maret 2015
  2. Pertengahan Agustus 2015
  3. Awal September 2015

Sebetulnya ada apa pada bulan-bulan tersebut? Paket kebijakan ekonomi yang pertama di keluarkan 13 Maret 2015. 12 Agustus 2015 terjadi Re-Shuffle kabinet kerja, atas respon pemerintah (presiden) terhadap kinerja kabinetnya.

Akhirnya respon pemerintah kembali hadir dengan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi guna menghadapi ancaman krisis ekonomi global. Selain menjaga stabilitas domestik, langkah ini menjadi stimulus usaha, membangkitkan industri dan investasi, mempercepat proyek strategis, serta melindungi masyarakat miski. Kebijakan ini memiliki dampak positif rupiah kembali menguat (sedikit).

Melalui paket kebijakan ini, pemerintah berharap bisa mempercepat penyerapan anggaran, menjaga stabilitas harga, menekan biaya logistik, memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan, mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan investasi, menambah cadangan devisa dan memberikan kepastian aturan bagi pelaku usaha. Kebijakan ini juga akan mengatur perbaikan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Peran pemerintah daerah akan diperkuat dalam hal diskresi penyelesaian hambatan dan hukum.

Kebijakan juga akan memproteksi keberlangsungan industri dalam negeri terhadap dampak negatif perdagangan bebas (Free Trade Agreements/FTA). Langkah teknis yang akan dilakukan diantaranya, pemerintah akan membatasi impor barang sejenis, mempercepat proses ekspor-impor, dan mengurangi beban impor untuk barang modal.

Paket September menjadi paket pertama yang dikeluarkan pemerintah dari tiga paket kebijakan yang ada. Menurut kabar kedua paket kebijakan lainnya akan rilis pada akhir Septermber dan Oktober.

Pada paket pertama ini lebih berorientasi untuk menggerakkan ekonomi nasional. Adapun turunan dari paket tersebut adalah:

  1. Deregulasi. Sudah ada sekitar 134 peraturan yang siap diregulasi dan

melibatkan 17 kementerian/lembaga hingga September. Ini menunjukkan bahwa banyaknya peraturan yang tidak selaras, tidak konsisten dll.

  1. Debirokratisasi. Guyonan yang muncul “kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah” dengan debirokratisasi ini akan mempermudah jalannya birokrasi usaha yang ada.
  2. Insentif fiscal. Dalam hal ini pemerintah memberikan kemudahan dalam hal keuangan, baik penurunan harga, insentif PPN, pemotongan suku bunga dll.

Rully Nova Analis Bank Himpunan Saudara  menyatakan bahwa, paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah ini sebagai penanganan ekonomi untuk jangka menengah-panjang. Semoga memang benar paket kebijakan ini akan memberikan dampak jangka panjang dalam mewujudkan fundamental ekonomi nasional yang kuat. Tentunya mari kita dorong agar pemerintah kita lebih cekatan dalam menyikapi permasalahan yang ada.


Bab 2 E-bisnis Global dan kolaborasi

Category : Uncategorized

2.1 PROSES BISNIS DAN INFORMASI
SISTEM

PROSES BISNIS

Proses bisnis, yang kita diperkenalkan pada Bab 1, mengacu pada caradimana pekerjaan terorganisir, terkoordinasi, dan fokus untuk menghasilkan produk yang bernilaiatau layanan. Proses bisnis adalah kumpulan aktivitas yang dibutuhkan untuk menghasilkanproduk atau jasa. Kegiatan ini didukung oleh arus material,informasi, dan pengetahuan antar peserta dalam proses bisnis.Proses bisnis juga mengacu pada cara-cara yang unik di mana organisasi koordinatkerja, informasi, dan pengetahuan, dan cara manajemen yangmemilih untuk mengkoordinasikan pekerjaan.
Apa yang pada awalnya tampaknya menjadi proses yang sederhana, memenuhi pesanan, ternyata menjadiserangkaian sangat rumit proses bisnis yang membutuhkan koordinasi yang eratgugus fungsi utama dalam suatu perusahaan. Selain itu, untuk efisien melakukan semualangkah-langkah dalam proses pemenuhan pesanan membutuhkan banyak informasi.Informasi yang diperlukan harus mengalir pesat baik dalam perusahaan dari satu keputusanpembuat lain; dengan mitra bisnis, seperti perusahaan pengiriman; dan denganpelanggan. Sistem informasi berbasis komputer membuat ini mungkin.

 

2.2 JENIS SISTEM INFORMASI


SISTEM UNTUK KELOMPOK MANAJEMEN BERBEDA
Sebuah perusahaan bisnis memiliki sistem untuk mendukung kelompok-kelompok yang berbeda atau tingkatan manajemen. Sistem ini meliputi sistem pemrosesan transaksi, manajemen sistem informasi, sistem pendukung keputusan, dan sistem untuk intelijen bisnis.

 

Sistem Pengolahan Transaksi
Manajer operasional membutuhkan sistem yang melacak kegiatan SD dan transaksi organisasi, seperti penjualan, penerimaan, deposito kas, penggajian, keputusan kredit, dan aliran bahan di pabrik. Sistem pemrosesan transaksi (TPS) menyediakan informasi seperti ini. Sebuah transaksi sistem pengolahan adalah sistem komputerisasi yang melakukan dan mencatat transaksi rutinitas sehari-hari yang diperlukan untuk melakukan bisnis, seperti pesanan penjualan entri, pemesanan hotel, penggajian, catatan karyawan menjaga, dan pengiriman. Tujuan utama dari sistem pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan rutin dan untuk melacak aliran transaksi melalui organisasi. Berapa banyak bagian
yang dalam persediaan? Apa yang terjadi dengan pembayaran Mr. Smith? Untuk menjawab ini jenis pertanyaan, informasi umum harus mudah tersedia, saat ini, dan
Akurat.

 

opiknitip

 

Sistem Intelijen Bisnis untuk Pendukung Keputusan Manajemen menengah membutuhkan sistem untuk membantu dengan pemantauan, pengendalian, pengambilan keputusan, dan kegiatan administrasi. Pertanyaan pokok ditangani oleh sistem tersebut adalah ini: Apakah hal bekerja dengan baik? Dalam Bab 1, kita mendefinisikan sistem informasi manajemen sebagai studi sistem informasi dalam bisnis dan manajemen. Pengelolaan jangka sistem informasi (MIS) juga menunjuk kategori tertentu dari informasi sistem yang melayani manajemen menengah. MIS menyediakan manajer menengah dengan laporan tentang kinerja organisasi saat ini. Informasi ini digunakan untuk memantau dan mengendalikan bisnis dan memprediksi kinerja masa depan.

 

opiknitip2

 

Sebaliknya, sistem pendukung keputusan (DSS) dukungan lebih non-rutin pengambilan keputusan. Mereka fokus pada masalah yang unik dan cepat berubah, yang prosedur untuk tiba di solusi mungkin tidak sepenuhnya ditentukan sebelumnya di muka. Mereka mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini: Apa yang akan menjadi dampak pada jadwal produksi jika kita penjualan ganda di bulan Desember? Apa yang akan terjadi untuk laba atas investasi jika jadwal pabrik tertunda selama enam bulan?

 

Meskipun DSS menggunakan informasi internal dari TPS dan MIS, mereka sering membawa informasi dari sumber eksternal, seperti harga saham saat ini atau produk harga pesaing. Sistem ini menggunakan berbagai model untuk menganalisis data dan dirancang sehingga pengguna dapat bekerja dengan mereka secara langsung.

Sistem pendukung eksekutif (ESS) membantu manajemen senior membuat ini keputusan. Mereka membahas keputusan non-rutin yang membutuhkan penilaian, evaluasi, dan wawasan karena tidak ada prosedur yang disepakati-on untuk tiba di solusi. ESS grafik hadir dan data dari berbagai sumber melalui antarmuka yang mudah bagi manajer senior untuk digunakan. Seringkali informasi yang disampaikan kepada seniornya eksekutif melalui portal, yang menggunakan antarmuka Web untuk menyajikan terintegrasi konten bisnis pribadi.

 

E-BISNIS, E-COMMERCE, DAN E-PEMERINTAH

Sistem dan teknologi yang telah kami jelaskan adalah mengubah perusahaan ‘hubungan dengan pelanggan, karyawan, pemasok, dan mitra logistik kehubungan digital menggunakan jaringan dan Internet. Begitu banyak bisnis sekarangdiaktifkan oleh atau berdasarkan jaringan digital yang kita gunakan istilah “elektronikbisnis “dan” commerce “sering sepanjang teks ini.

Bisnis elektronik, atau e-bisnis, mengacu pada penggunaan teknologi digitaldan Internet untuk melaksanakan proses bisnis utama dalam perusahaan.E-bisnis meliputi kegiatan untuk manajemen internal perusahaan dan untukkoordinasi dengan pemasok dan mitra bisnis lainnya. Ini juga mencakupperdagangan elektronik, atau e-commerce.
E-commerce adalah bagian dari e-bisnis yang berhubungan dengan pembelian dan penjualanbarang dan jasa melalui internet. Hal ini juga mencakup kegiatan penunjangtransaksi-transaksi pasar, seperti periklanan, pemasaran, dukungan pelanggan,keamanan, pengiriman, dan pembayaran.

 

Teknologi yang terkait dengan e-bisnis juga telah membawa sejenis perubahan di sektor publik. Pemerintah di semua tingkatan menggunakan Internet teknologi untuk memberikan informasi dan layanan kepada warga, karyawan, dan bisnis dengan tempat mereka bekerja. E-pemerintah mengacu pada penerapan teknologi Internet dan jaringan untuk secara digital memungkinkan pemerintah dan hubungan lembaga sektor publik ‘dengan warga, bisnis, dan lengan lainnya pemerintah.

 

2.4 SISTEM INFORMASI FUNGSI DALAM BISNIS
Kami telah melihat bahwa bisnis membutuhkan sistem informasi untuk beroperasi hari ini dan yang mereka menggunakan berbagai macam sistem. Tapi siapa yang bertanggung jawab untuk menjalankan sistem ini? Siapa yang bertanggung jawab untuk memastikan hardware, software, dan teknologi lainnya yang digunakan oleh sistem ini berjalan dengan baik? Pengguna akhir mengelola sistem mereka dari sudut pandang bisnis, tetapi mengelola teknologi memerlukan sistem informasi khusus fungsi. Dalam semua tapi yang terkecil dari perusahaan, departemen sistem informasi adalah unit organisasi formal yang bertanggung jawab untuk layanan teknologi informasi. Departemen informasi sistem bertanggung jawab untuk menjaga hardware, software, penyimpanan data, dan jaringan yang terdiri infrastruktur TI perusahaan.


Chapter 1 Information Systems in Global Business Today

Category : Uncategorized

1.1 PERAN SISTEM INFORMASI DI BISNIS SAAT INI

Bagaimana Sistem Informasi Yang Mengubah

Bisnis

Anda dapat melihat hasil pengeluaran besar-besaran ini di sekitar Anda setiap hari oleh mengamati bagaimana orang-orang melakukan bisnis. Lebih rekening ponsel nirkabel dibuka pada tahun 2009 dari garis tanah telepon terpasang. Handphone, BlackBerry, iPhone, e-mail, dan konferensi online melalui Internet memiliki semua menjadi alat penting dari bisnis. Delapan puluh sembilan juta orang di Amerika Negara mengakses internet menggunakan perangkat mobile pada tahun 2010, hampir setengah total populasi pengguna Internet (eMarketer, 2010). Ada 285 juta ponsel pelanggan di Amerika Serikat, dan hampir 5 miliar di seluruh dunia (Dataxis, 2010).

 

FIGURE 1-1 INFORMATION TECHNOLOGY CAPITAL INVESTMENT

1

Information technology capital investment, defined as hardware, software, and communications

equipment, grew from 32 percent to 52 percent of all invested capital between 1980 and 2009.

Source: Based on data in U.S. Department of Commerce, Bureau of Economic Analysis, National Income and Product Accounts, 2009

 

Apa Yang Baru Di Informasi Manajemen Sistem?

Di bidang teknologi ada tiga perubahan yang saling terkait: (1) yang muncul platform mobile digital, (2) pertumbuhan perangkat lunak online sebagai layanan, dan (3) pertumbuhan “cloud computing” di mana semakin banyak perangkat lunak bisnis berjalan melalui Internet.

 

Kekuatan komputasi awan dan pertumbuhan mobile digital Platform memungkinkan organisasi untuk lebih mengandalkan Telework, kerja jarak jauh, dan didistribusikan pengambilan keputusan. Platform ini sama artinya perusahaan dapat outsource lebih bekerja, dan bergantung pada pasar (bukan karyawan) untuk membangun nilai. Hal ini juga berarti bahwa perusahaan dapat berkolaborasi dengan pemasok dan pelanggan untuk menciptakan produk baru, atau membuat produk yang sudah ada secara lebih efisien.

 

Anda dapat melihat beberapa tren ini bekerja di Sesi Interaktif Manajemen. Jutaan manajer sangat bergantung pada platform mobile digital untuk mengkoordinasikan pemasok dan pengiriman, memuaskan pelanggan, dan mengelola mereka karyawan. Sebuah hari kerja tanpa ini perangkat mobile atau akses Internet akan terpikirkan. Ketika Anda membaca hal ini, perhatikan bagaimana ponsel muncul Platform sangat meningkatkan akurasi, kecepatan, dan kekayaan pengambilan keputusan.

 

Muncul Digital Perusahaan

Proses bisnis mengacu pada set tugas dan perilaku logis terkait bahwa organisasi mengembangkan dari waktu ke waktu untuk menghasilkan hasil bisnis yang spesifik dan cara yang unik di mana kegiatan ini diatur dan dikoordinasikan. Mengembangkan produk baru, menghasilkan dan memenuhi pesanan, menciptakan pemasaran rencana, dan mempekerjakan seorang karyawan adalah contoh proses bisnis, dan organisasi cara mencapai proses bisnis mereka dapat menjadi sumber kekuatan kompetitif.

 

Tujuan Bisnis Strategis Informasi Sistem

Sektor seluruh perekonomian hampir terbayangkan tanpa substansial investasi dalam sistem informasi. Perusahaan E-commerce seperti Amazon, eBay, Google, dan E * Trade hanya tidak akan ada. Industri jasa keuangan saat ini, asuransi, dan real estate, serta layanan pribadi seperti perjalanan, obat-obatan, dan pendidikan-bisa tidak beroperasi tanpa sistem informasi. Demikian pula, ritel perusahaan-perusahaan seperti Walmart dan Sears dan manufaktur perusahaan seperti General Motor dan General Electric membutuhkan sistem informasi untuk bertahan hidup dan berkembang. Sama seperti kantor, telepon, lemari arsip, dan gedung-gedung tinggi yang efisien dengan Lift yang pernah fondasi bisnis di abad kedua puluh, informasi teknologi adalah dasar untuk bisnis di abad dua puluh satu.

1.2 PERSPEKTIF ON SISTEM INFORMASI

Sejauh ini kita telah menggunakan sistem informasi dan teknologi informal tanpa mendefinisikan istilah. Teknologi informasi (IT) terdiri dari semua perangkat keras dan perangkat lunak yang perlu suatu perusahaan untuk digunakan dalam rangka mencapai tujuan usahanya. Ini termasuk tidak hanya mesin komputer, perangkat penyimpanan, dan genggam perangkat mobile, tetapi juga perangkat lunak, seperti Windows atau sistem operasi Linux, Microsoft Office produktivitas suite desktop, dan ribuan program komputer yang dapat ditemukan di sebuah perusahaan besar yang khas. “Informasi sistem “yang lebih kompleks dan dapat terbaik dipahami dengan melihat mereka baik dari teknologi dan perspektif bisnis.

 

Apakah Sistem Informasi?

Suatu sistem informasi dapat didefinisikan secara teknis sebagai satu set saling terkait komponen yang mengumpulkan (atau mengambil), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian dalam suatu organisasi. Sebagai tambahan mendukung pengambilan keputusan, koordinasi, dan pengendalian, sistem informasi juga dapat membantu manajer dan pekerja menganalisis masalah, memvisualisasikan kompleks subyek, dan menciptakan produk-produk baru. Sistem informasi berisi informasi tentang signifikan orang, tempat, dan hal-hal dalam organisasi atau di lingkungan sekitarnya.

 

Dengan informasi yang kami maksud data yang telah dibentuk menjadi bentuk yang berarti dan berguna untuk manusia. Data, sebaliknya, aliran baku fakta yang mewakili peristiwa yang terjadi dalam organisasi atau lingkungan fisik sebelum mereka telah terorganisir dan disusun menjadi bentuk yang orang dapat memahami dan menggunakan

2

 

Dimensi Sistem Informasi

3

Organisasi

Manajemen senior membuat keputusan strategis jangka panjang tentang produk dan jasa serta menjamin kinerja keuangan perusahaan. Tengah manajemen melaksanakan program dan rencana manajemen senior dan manajemen operasional bertanggung jawab untuk memantau kegiatan sehari-hari bisnis. Pekerja pengetahuan, seperti insinyur, ilmuwan, atau arsitek, produk atau jasa desain dan menciptakan pengetahuan baru bagi perusahaan, sedangkan pekerja data, seperti sekretaris atau pegawai, membantu dengan penjadwalan dan komunikasi di semua tingkat perusahaan. Pekerja produksi atau jasa benar-benar menghasilkan produk dan memberikan layanan.

 

Pengelolaan

Pekerjaan manajemen adalah untuk memahami keluar dari banyak situasi yang dihadapi oleh organisasi, membuat keputusan, dan merumuskan rencana aksi untuk memecahkan organisasi masalah. Manajer melihat tantangan bisnis di lingkungan; mereka mengatur strategi organisasi untuk menanggapi tantangan tersebut; dan mereka mengalokasikan sumber daya manusia dan keuangan untuk mengkoordinasikan pekerjaan dan mencapai sukses. Sepanjang, mereka harus latihan kepemimpinan yang bertanggung jawab. Bisnis sistem informasi yang diuraikan dalam buku ini mencerminkan harapan, mimpi, dan realitas manajer dunia nyata.

Teknologi Informasi

Teknologi informasi adalah salah satu alat manajer gunakan untuk mengatasi perubahan. Hardware komputer adalah peralatan fisik yang digunakan untuk input, pengolahan, dan kegiatan output dalam sebuah sistem informasi. Ini terdiri dari: komputer dari berbagai ukuran dan bentuk (termasuk perangkat genggam mobile); berbagai perangkat input, output, dan penyimpanan; dan perangkat telekomunikasi link komputer bersama-sama.

 

Perangkat lunak komputer terdiri dari rinci, pra petunjuk deprogram bahwa kontrol dan mengkoordinasikan komponen perangkat keras komputer dalam informasi sistem. Bab 5 menjelaskan perangkat lunak dan perangkat keras kontemporer platform yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan saat ini secara lebih rinci.

 

Teknologi manajemen data terdiri dari perangkat lunak yang mengatur organisasi data pada media penyimpanan fisik. Detail lebih lanjut tentang organisasi data dan metode akses.

 

Jaringan dan teknologi telekomunikasi, yang terdiri dari kedua perangkat fisik dan perangkat lunak, menghubungkan berbagai potongan perangkat keras dan transfer data dari satu lokasi fisik yang lain. Komputer dan komunikasi peralatan dapat dihubungkan dalam jaringan untuk berbagi suara, data, gambar, suara, dan video. Sebuah jaringan menghubungkan dua atau lebih komputer untuk berbagi data atau sumber daya, seperti printer.

 

1.3 PENDEKATAN KONTEMPORER UNTUK INFORMASI

SISTEM

 

Pendekatan Teknis

Ilmu komputer berkaitan dengan membangun teori komputabilitas, metode perhitungan, dan metode penyimpanan data yang efisien dan akses. Ilmu manajemen menekankan pengembangan model untuk pengambilan keputusan dan praktek manajemen. Riset operasi berfokus pada matematika teknik untuk mengoptimalkan parameter yang dipilih dari organisasi, seperti transportasi, pengendalian persediaan, dan biaya transaksi.

 

Pendekatan Perilaku

Bagian penting dari bidang sistem informasi yang bersangkutan dengan masalah perilaku yang timbul dalam pengembangan dan jangka panjang pemeliharaan sistem Informasi. Isu-isu seperti integrasi bisnis strategis, desain, pelaksanaan, pemanfaatan, dan manajemen tidak dapat dieksplorasi berguna dengan model yang digunakan dalam pendekatan teknis. Disiplin perilaku lainnya berkontribusi konsep penting dan metode.

 

 


Calendar

November 2021
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Recent Comments

    Archives

    Categories